Rabu, 23 Agustus 2017

Kata Bijak Umar bin Khatab Bahasa Arab dan Artinya

Kata Bijak Umar bin Khatab Bahasa Arab dan Artinya

Siapa yang tidak kenal Umar bin Khattab Radiallohu 'anhu ? Beliau adalah salah satu sosok sahabat terbaik Rasulullah Salallohu 'alaihi wa sallam. Keislamannya telah membawa keberkahan tersendiri bagi islam dan kaum muslimin di tengah himpitan musuh-musuh islam kala itu.

Umar bin Khattab dikenal juga dengan sebutan Al Faruq yang artinya pembeda antara kebenaran dan kebatilan. Berikut beberapa perkataan bijak Umar bin Khattab dalam bahasa Arab dan artinya:

مَنْ قَالَ أَنَا عَالِمٌ فَهُوَ جَاهِلٌ.
Barang siapa yang menganggap dirinya pintar, maka dia (sebenarnya) bodoh.
 عَلَيْكَ بِالصِّدْقِ وَ إِنْ قَتَلَكَ.
jujurlah selalu, sekalipun kesabaran itu membunuhmu


 إِذَا كَانَ الشُّغْلُ مُجْهَدَةٌ فَإِنَّ الفَرَاغَ مَفْسَدَةٌ
Jika kesibukan adalah kesungguhan, maka kekosongan adalah kerusakan.

. مُكْسِبَةٌ فِيهَا بَعْضُ الدَّنَاءَةُ خَيْرٌ مَنْ مَسَّلاَلَة النَّاسُ
Sebuah profesi yang memiliki sisi  kerendahan, lebih baik daripada mengemis pada manusia.

 مَنْ عَرَّضَ نَفْسَهُ لِلتُّهْمَةِ، فَلَا يَلُومَنَّ مَنْ أَسَاءَ الظَّنُّ بِهِ
Barangsiapa yang sengaja memberikan ruang pada orang lain untuk menuduhnya, maka jangan salahnkan jika manusia berlaku su'udzon terhadapnya.

  لَيْسَ العَاقِلُ الَّذِي يَعْرِفُ الخَيْرَ مِنْ الشَّرِّ، وَلَكِنَّهُ الَّذِي يَعْرِفُ خَيْرَ الشَّرَّيْنِ
Orang berakal bukan orang yang mengetahui kebaikan dari satu keburukan. Tapi orang berakal adalah orang mengetahui satu kebaikan dari dua keburukan.

 مَا نَدِمْتُ عَلَى سُكُوتِي مَرَّةً، لَكِنَّنِي نَدِمْتُ عَلَى الكَلَامِ مِرَارًا
Aku tidak pernah menyesali diamku. Tapi aku selalu menyesali setiap perkataanku.

 أَحَبَّ النَّاسُ اِلِي مِنْ رَفْعٍ اِلِي عُيُوبَي
Orang yang paling aku sukai adalah yang menunjukkan padaku keburukanku.

 ثُلَاثَ تُثْبِتُ لَكَ الوَدَّ فِي صُدَرِ أَخِيكَ: أَنْ تَبْدَأَهُ بِالسَّلَامِ، وَتُوسِعُ لَهُ فِي المَجْلِسِ، وَتَدْعُوهُ بِأَحَبِّ الأَسْمَاءِ إِلَيْهِ
Tiga hal yang akan membuatmu selalu ada di hati kawanmu: awalilah mengucapkan salam (sebelum ia mengucapkan), berilah tempat bagi dia dalam sebuah majlis dan panggilah dia dengan panggilan yang ia suka.

  أَعْرِفُ عَدُوَّكَ،  وَاحَذَرْ صَدِيقَكَ إِلَّا الأَمِينُ
Kenali baik-baik musuhmu dan waspadailah kawanmu kecuali yang dapat dipercaya.

 إِنَّي لَا أَحْمِلُ هُمْ الإِجَابَةُ وَلَكِنَّي أَحْمِلُ هُمْ الدُّعَاءُ
Saya tidak perduli dengan diijabahnya do'a. Yang penting bagiku adalah do'a itu sendiri.

 رُبَّ أَخٌ لَكَ لَمْ تَلِدْهُ أُمَّكَ
Berapa banyak engkau memiliki saudara yang tidak dilahirkan oleh ibumu.

 وَإِذَا عَرَّضَ لَكَ أَمْرَانِ: أَحَدُهُمَا لِلهِ وَالآَخِرِ لِلدُّنْيَا، فَآثَرَ نَصِيبُكَ مِنْ الآخِرَةِ عَلَى تُصِيبَكَ مِنْ الدُّنْيَا، فَإِنَّ الدُّنْيَا تُنْفِدُ وَالآخِرَةُ تَبْقَى
Jika engkau dihadapkan dengan dua pilihan: untuk Allah atau untuk dunia. Maka dahulukanlah bagian akhiratmu dari duniamu. Karena dunia akan sirna dan akhirat akan tetap kekal.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon