Selasa, 19 Agustus 2014

Tidak boleh mengatakan " Mabruk" (مبروك ), ini komentar Syeikh Utsaimin - Rahimahulloh-

Pernah suatu hari admin menjumpai dalam sebuah setatus pembahasan mengenai larangan menggunakan kata mabruk (مبروك ) untuk mendo’akan keberkahan. Alasannya, bahwa kata tersebut merupakan Isim Maful dari kata Baroka Al Ibil ( برك الإبل )  yang artinya “onta duduk “ atau kalau dalam bahasa Jawanya “ndepro’ “.

“Wah kok bisa begitu ya …..?
Berarti kalo kita bilang mabruk, bukannya kita mendoakan keberkahan malah kita ngatain temen kita onta duduk dong ?” He he … bisa jadi merek sarung baru ni ..?

Setelah beberapa lama, admin berinisiatif mencoba mencari artikel tersebut untuk di muat di Arabiyana. Karena  admin fikir tentu sudah banyak dong orang-orang yang secara tidak sadar jatuh dalam kesalahan serupa.

Setelah melakukan googling kata kunci “معنى مبروك” akhirnya mata Arabiyana tertuju pada sebuah hasil pencarian dengan judul “لا تقل مبروك عليك وقل مبارك عليك “ ; “jangan katakana mabruk alaika tapi katakanlah mubarok alaika”. Sebuah judul yang sejalan dengan artikel yang sebelumnya pernah saya baca dalam bahasa Indonesia.

Setelah admin baca satu-demi satu diskusi secara seksama, ada salah seorang anggota yang melontarkan sebuah fatwa dari Syeikh Utsaimin mengenai masalah ini. Dan sontak setelah membacanya saya jadi berputar haluan.

Dalam fatwa tersebut Syeikh Utsaimin mengungkapkan bahwa kata mabruk merupakan istilah yang banyak diucapkan orang yang maksudkan untuk mewakili ma'na barokah.
Sedangkan keterangan yang mengatakan bahwa  Mabruk merupakan maf'ul dari kata Baroka Al Ibil ( برك الإبل ) maka beliau berpendapat bahwa ini tidak benar.

Kenapa ?
Karena kata  برك sendiri merupakan fi'il lazim ( tidak memerlukan objek ) yang tidak memiliki bentuk maf'ul. Jadi pada intinya selama dalam kata tersebut masih ada huruf-huruf asali yang diambil dari kata asalnya ( ba', Ro' , Kaaf ), maka tidak ada masalah menggunakan kata mabruk.
Silahkan baca fatwa berikut :


السؤال
ما حكم القول عند التهنئة " مبروك " مع ما يقال إنها مأخوذة من البروك كأن تقول برك الجمل وليست بمعنى مبارك الذي هو من البركة ؟


الجواب
اللفظة صالحة بأن تكون من البركة لأنه يقال هذا مبارك من الفعل الرباعي بارك ويقول هذا مبروك من برك ولكن العامة لا يريدون به إلا البركة وهو بمعنى مبارك في اللغة العرفية . ولا أظنه من حيث القواعد الصرفية يصح أن المشتق من برك مبروك لأن برك فعل لازم والفعل اللازم لا يصاغ منه اسم المفعول إلا معدى بحرف الجر ، ولهذا يقال بركت الناقة فهي باركة ولا يقال مبروكة ، ويقال برك ناقته فهي مبركة لا مبروكة فصيغة مفعول من برك اللازم لا تصح من حيث اللغة إلا معداة بحرف جر . وهي تستعمل بغير حرف الجر ، كما هو معروف عند العامة ، وإذا كانت مادة الاشتقاق موجودة وهي ( الباء والراء والكاف ) التي هي أصل حروف البركة فلا أرى مانعاً أن يقول القائل مبروك بمعنى مبارك .

فتاوى اسلامية/الشيخ بن عثيمين رحمه الله

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon